Tuesday, January 13, 2009
Suck It!

Have you ever feel used??? I felt that way lately. Some people taking an advantage from me. Even they’re my close friend too.
“By, bantuin gw ngerjain skripsi ya…”, “By, bantuin gw kerjain tugas ya”, “By, temenin gw jalan dong, temen gw ga jadi nih jalan bareng gw”, “By, minjem duit dong”, “By, lo aja deh yang atur, gw males..” BLA BLA BLA AND ALL OF THAT SHIT.
And then I help them out, I always help them. Gw orang yg ga enakan, jadi apapun yang temen gw minta, selalu gw kerjain. Dan sampai akhirnya gw suka menyadari perilaku “ga enakan” gw ini menjadi senjata tersendiri yang ngelukain gw. Karena akhirnya setelah gw membantu mereka, toh mereka tidak pernah mengingat gw sebagai teman “utama” jika mereka sedang bersenang-senang. The thing is, they’re only call or text or search me whenever they need me, not for having fun just like a close friend thingy.
Sering kali mereka-mereka menghubungi gw jika mereka sedang kesusahan aja, seakan-akan gw “benda” yang bisa selalu membantu mereka kapan saja. Tapi kalau urusan bersenang-senang, mereka sibuk sendiri. Dan sering kali hanya mengajak gw jalan sebagai teman “selingan” di saat teman dekat mereka sibuk atau batalin janji tiba-tiba. Pathetic, huh? No fucking way.
FUCK IT. FUCK THEM. THEY’RE THE ONE WHO PATHETIC.
Gw ga pernah merasa pathetic, malah gw kasian sama mereka. Toh gw tidak membutuhkan mereka seperti mereka membutuhkan gw saat mereka kesusahan dengan tugas, skripsi, ataupun masalah mereka lainnya. I can handle it my own, and I have my own best friend to help me out. I get by with a lil help from my friend. I have my own life..so you should get a life, asshole!
In other way, menghabiskan waktu bersama sahabat lama yang sudah mengerti kita dari dulu adalah hal yang sangat gw cintai. Sejauh apapun jarak, sejarang apapun kita berhubungan dan berkomunikasi, sejelek apapun sifat kita masing-masing, tapi mereka adalah orang yang bisa mengerti gw apa adanya dan tidak memanfaatkan gw seperti orang-orang bodoh lainnya. I love my high school friends, I love my Second Spirit team. Second Spirit adalah temen-temen basket gw dr jaman SMA.
Gw menyukai obrolan panjang dan dalam tentang permasalahan dunia bersama mereka. Bagaimana perkembangan dunia bank saat ini, bagaimana dunia pekerjaan di bidang geologi dan perminyakan yang semakin menggila, bagaimana Obama akan menyikapi masalah Palestina-Israel, bagaimana susahnya mencari pekerjaan walaupun kau lulusan universitas negeri terkenal, bagaimana nasib kami di masa yang akan datang. Kami bisa berbicara tentang hal-hal random sampai pukul 3 pagi. Dan sampai di rumah, berlanjut sms an tentang usaha menolong teman yang sedang kesusahan. Oh Lord, I love them.
Gw mencintai cara pikir mereka yang luas. Yang bisa berbicara tentang semua hal di dunia ini. Bukan hanya ngobrolin gossip seputar Sheila Marcia, lagu band ini bagus banget lho, eh itu sinetronnya seru lho, and another shallow talk. FUCK IT, I’m getting sick with all of your trash… I know some people did it. Yikes.
Bersama anak-anak Second Spirit mampu membuat gw berpikir jernih bahwa dunia masih jauh terbentang luas dan kami siap menghadapinya, lalu kenapa gw harus mikirin tentang para asshole yang memanfaatkan gw? Gw hanya membuang-buang waktu aja.
So for the asshole:
“If you’re no longer involved in my life, that’s a good reason. You probably thought that you didn’t need me in yours. Until you realize that I’m the realest person you’ve ever met and the biggest heart you’ve ever felt. The best friend you’ve ever had and the most honest girl you’ve ever dated. Who did the most random things that are still stuck in your mind and everyone else’s always falls through. Chances are, you let your self down, I didn’t. Now how does it feel to be alone, huh??? Thanks asshole, you made my day!”
PS: FUCK YOU, and yeah I cursed a lot, so why do you ask?? At least, my mouth is smarter than your brain. Hehehehe. ;)
posted by: ebby! @ 8:24 PM
+ + +
