Letter to God

Tuhan..
Aku capek begini terus...

Tuhan..
Aku saja lelah dan muak dengan diriku yang setiap saat jatuh terus ke lubang yang sama berkali-kali... Bahkan mungkin sahabat-sahabatku sendiripun lelah dan muak dengan diriku.
Selalu terjebak dalam lingkaran kebodohan yang sama..

Tuhan..
Bantu aku. Aku tahu ini jalan-Mu yang terbaik bagiku.
Tapi tolong aku untuk mengerti jalan-Mu ini. Aku bahkan berjalan dengan tidak jelas arah.

Aku terkadang lebih memilih untuk berjalan dengan menutup mata.
Jadi lebih baik aku tidak tahu semuanya, Tuhan.
Jahatkah aku ketika aku meminta balasan yang setimpal?
Jahatkah aku ketika aku meminta dirinya untuk tidak bahagia?
Jahatkah aku ketika aku meminta balasan yang lebih.
Aku lelah Tuhan...

Aku lelah dengan siklusku ini Tuhan... Dengan segala kelabilan, kerapuhan, dan kelemahanku.
Tolong kuatkan aku, Tuhan.
Kuatkan hatiku.
Kuatkan batinku.
Kuatkan pikiranku.
Kuatkan diriku.

Kuatkan aku, Tuhan...
Tolong aku..
Tolong aku ya Allah Rabbi Tuhanku..


the Fifth Month


Pernahkah kalian saat sedang melakukan sesuatu yang umum, remeh, bahkan juga yang tidak biasa, lalu saat sedang melakukan hal itu muncul visi-visi dan memori dalam pikiran kalian mengenai sesuatu yg sangat tidak sesuai, kontra, atau menyebalkan dan tidak mendukung akifitas yang sedang kalian lakukan?

Ribet yah bahasanya? Okay..lets make it simple with some of example.

Contohnya:

Saat gw lagi nginep di rumah sahabat gw, di rumah dia gw udah dianggap seperti anak sendiri (yahh begitulah kata nyokapnya.hihi). Lalu gw lg laper dan melihat di toples ada kerupuk emping. Gw buka toples itu dan ngambil emping, kemudian gw tuangin kecap manis di atasnya. Ntah ada setan apa yang lewat, saat gw lg nuangin kecap manis di atas emping tiba-tiba di pikiran gw terlintas mengenai maccaroni seafood saos tomat.

Atau pada saat gw lagi di kondangan sodara gw, tiba-tiba wedding singernya nyanyi lagu Cintailah Aku Sepenuh Hati - Ari Lasso, Nothing's Gonna Change My Love For You - George Benson, dan satu lagu pamungkasnya adalah Bila Nanti Kau Milikku - Naff. Saat itu gw sedang ketawa-ketawa dan ngerumpi sama sodara-sodara gw yang lain, dan tiba-tiba saat lagu-lagu itu diputar ekspresi wajah gw langsung berubah 180 derajat layaknya anak kecil yang ga dibeliin balon oleh nyokapnya. Sedih sesedih-sedihnya.

Dan pernah juga saat gw sedang berkunjung ke SLB YPAC dan membantu guru2 di sana ngajar, saat gw sedang bermain dengan seorang anak kecil yang lucu tiba-tiba yang terpikirkan oleh gw adalah sepatu adidas warna putih dengan garis biru-merah.

Contoh-contoh di atas itu merupakan contoh nyata dari pernyataan gw mengenai kalimat pertama gw di post kali ini.

Sebuah recall memory yang ga nyambung dengan aktifitas yang sedang gw lakukan saat itu. Emping-kecap manis VS maccaroni seafood saos tomat, Cintailah Aku Sepenuh Hati-Nothings Gonna Change My Love For You-Bila Nanti Kau Milikku VS ekspresi di kondangan, dan anak kecil di SLB YPAC VS sepatu adidas.

All of those things brings me back to you. I cooked those macaroni seafood, the songs was dedicated for me, and your shoes.

Semua serpihan-serpihan memori itu masih ada dan bercampur aduk di otak gw. Mengganggu sekali, ya…mengganggu. Super duper disturbing.

But what can i do? I'm still moving on.

Afterhour Galau Post

Pukul 17:16
Lokasi : suatu gedung dengan embel2 psikologi di daerah Tanjung Duren

Belom pulang. Seperti biasa gw masih doyan nongkrong2 di sini. Lebih baik ketemu orang banyak drpd sendirian aja bengong di rumah ato di perjalanan dalam angkot menuju rumah. Gw suka kayak gini. Lebih suka menunggu diam2 orang lain yang masih rapat. Mendapatkan bonus "me time" online ngalor ngidul kayak gini.

Tapi online ngalor ngidul kayak gini bikin gw tambah mellow ga jelas. Buka profilenya. Baca apa berita terbaru. Dan ujung2nya menyalahkan diri sendiri lagi. Menyalahkan dirinya habis2an. Memaki dalam hati dengan puas. Menyalahkan wanita lain. Menyalahkan keadaan. Karena aku tak ingin disalahkan. Aku tak pantas disalahkan. Inilah puncak keegoisanku.

Kau yang meninggalkan dengan sejuta alasan kejam. Alasan bodoh. Alasan jahat. Alasan yang tidak manusiawi.
Jadi boleh kan gw jg jahat. Mikir jahat? Memaki?
Tapi gw ga berbuat jahat. Gw ga bisa berbuat jahat.

Bagaimana bisa kau berbuat jahat pd orang yang kau sayangi? Atau setidaknya pada orang yang pernah ada di hati dan hidupmu?

Gw lebih manusiawi. Lebih tau bagaimana caranya memperlakukan orang yang pernah ada di hidup gw. Yang pernah singgah di hati gw. Yang pernah merajut mimpi masa depan sama gw.

Gw manusia yang sangat manusiawi. Gw perempuan yang sangat manusiawi..
Manusia labil yang sedang bodoh2nya.. Yang sedang terpuruk dan tersaruk buat melihat ke depan. Kemudian memasang topeng terkuat yang gw miliki.

Tapi sekarang, di tempat ini..jam sekarang.. Gw lagi capek2nya. Dua hari berturut2 ga tidur, besok siap2 berangkat outbond dan nginep.
Pergi ke acara menginap untuk menghindari tanggal yang pernah paling gw tunggu2 tahun lalu. Tahun ini gw cuma pengen jauh dr alat komunikasi, internet, dari kota tempat tinggal kita.

Arghhhhhh...
Pergilah kamu si Ebby yang sedang labil dan bodoh.


The Littlest Things



Pernahkah kejadian di diri lo bahwa satu lagu saja bisa membawa pikiran lo kesana kemari. Berkenalan ke masa lalu bahkan.. Keinget bahwa satu lagu itu dulu pernah membuat lo tersenyum bahagia.
Pernahkah terjadi di diri lo ketika melihat satu foto saja, bahkan tak berlembar..hanya merupakan satu foto di dunia maya yang mampu membuat pikiran lo melayang kembali ke memori masa lalu.
Mengerikan bagaimana satu foto atau lagu saja bisa menyiksa pikiran dan memori-memori kita.. (setidaknya bagi gw, orang yang amat sangat sentimentil).

"Ohh, gw inget foto itu. Dulu gw yang motoin waktu pertama kali kita jalan..."
"Hmmm i remember that picture and that night.."
"Ini dulu kan lagu pernah dikasih buat gw..."

Mengerikan ya.
Terutama bagi gw, orang yang selalu mengingat setiap detail-detail kecil.

I know i sounds kinda desperate (no..no desperate) and so effin' gloomy. But what else can i do?

Sesibuk dan secapek apapun gw, tetap aja memori-memori yang ga gw inginkan itu selalu datang lagi. Datang lagi. Datang lagi.

Selalu ga pernah abis pikir bagi gw bahwa dua orang yang dulu pernah saling jatuh cinta gila-gilaan akhirnya sekarang saling menyakiti. Atau lebih tepatnya, hanya gw yang ngerasa sakit.
Bagaimana bisa..dulu kita pernah jadi orang yang paling dipercayai, sekarang tidak dipercayai apapun lagi yang kita katakan.

And so the progress is still 40%...
Keep going on Ebby... Keep carry on...


the New Begining

Agustus berlalu. September hampir berlalu. Tanpa gw sadar ternyata udah lebih dari setengah tahun gw ga nulis di blog ini.

Dan sekarang gw kembali lagi. Setelah semua pengalaman hampir 9 bulan ini tanpa menulis di blog ini..pengalaman manis, pengalaman pahit, pengalaman indah, pengalaman menyakitkan.

Jd keinget post terakhir di sini, sebelum malam tahun baru 2010. Saat itu rasanya baru saja kemarin. Saat itu rasanya gw sedang bahagia-bahagianya. Saat itu gw bahagia. Kita bahagia.

Time flies really fast and everything's changed, everybody's changed. Termasuk aku, termasuk kamu..termasuk kita.

I thought the last 15 months was perfect. Full of memories. I thought it was perfect. Until that day. Yes, that day.

Ga pernah gw sangka bakal sesakit ini. Sakit bgt rasanya. Atau bahkan sesulit ini. Penuh dengan rasa sakit dan air mata ini.

Walaupun pertanda2 udah ada dr dulu, tp gw selalu mencoba berpikir positif. Walaupun sebenarnya gw ngerasain dan tahu apa yg sebenarnya terjadi di belakang gw, tp gw selalu mencoba memaafkan dan melupakan. Mencoba berlari supaya menyangkalnya. Walaupun terkadang gw mencoba menyiapkan diri, tp gw ga pernah menyangka akan tidak sesiap ini.

Sekarang yg kerasa cuma sakitnya aja. Air matanya aja. Sesaknya aja. Rasa dikhianatinya saja. Setelah semua komitmen meluap begitu saja.

Mungkin 15 bulan ga ada arti apa-apa baginya, tp ga bagi gw. Itu yg bikin gw jadi sesulit ini. Mudah saja mungkin baginya. Terus mencari yang baru dan dengan mudahnya mengatakan "cinta". Bagi gw mungkin akan tersaruk-saruk melewati proses ini. Dan tetap menampilkan sosok kuat diri gw sebagai topeng.

Dan saat2 gw sedang sendiri, topeng itu gw lempar sejauh2nya, hingga rasa murung itu datang lagi. Yang membuat semua rasa sakit, dikhianati, pedih, terluka, sesak terus menguasai gw tiap malam.

Selelah apapun gw saat siang hari, selalu ada waktu di malam hari untuk rasa-rasa sakit itu. Bahkan saat baru terbangun dari tidurpun posisi gw otomatis sedang meringkuk melindungi hati gw.

Takut akan rusak dan luka oleh memori lama. Oleh mimpi-mimpi lama. Yang pernah dirajut, yang pernah diucapkan, yang pernah dijanjikan. Oleh memori-memori kenangan yg terus bermunculan di benak dengan tidak berperasaannya setiap saat. Bahkan di setiap hal yg gw temui&lakukan menghubungkan ke luka itu. Kadang gw ingin hilang ingatan. Ekstrim...

Gw takut luka gw yang sedang bernanah ini terus menjadi parah. Takut hilang.

Sekeras apapun dukungan orang-orang terdekat, tetap saja rasa sakit ini sulit pulih. Semua dukungan tulus, lembut, semangat, bahkan memaki gw untuk cepat bergerak. Ga segampang itu nyembuhinnya. Percayalah, ga akan segampang itu.

Tapi gw yakin suatu hari nanti gw akan menengok ke belakang dan melihat semua ini hanya sebagai kenangan kosong belaka. Namun itu ga sekarang. Tidak sekarang.

Untuk saat ini, biarlah gw mencoba merangkak perlahan, berjalan pelan.. Biarkan gw menangis setiap malam, biarkan gw terlihat murung tanpa alasan, dan merasa sepi walaupun berada di keramaian. Biarkan gw sementara. Gw ga ingin terburu-buru mencari yg lain tapi ujung2nya saling menyakiti lagi.

Suatu hari nanti, kawan.. Suatu hari nanti, aku berdiri tegap dan ceria lagi. Tapi tenang saja kawan, aku profesional dalam hal menjalani hidup. Tak kan kubiarkan hidupku berantakan karena luka ini. Aku terus berjalan kok..

Dan selamat tinggal untuk kamu.. Munafik jika dibilang tidak rindu, ya aku rindu..tapi aku terus bergerak. Suatu hari nanti tidak akan ada lagi perasaan ini untukmu. Semuanya akan kosong.

"Luka dan bisa kubawa berlari, berlari, hingga hilang pedih peri" -Chairil Anwar-

"Kini ku hanya ingin lupakan semua.. Mengenangmu menyesakkan jiwa.. Kan kuhapus airmata hingga ku dapat sembuhkan luka..." -Cokelat-



Last Post on 2009! :)

Waowww.. sudah akhir tahun aja tau2.. Dan kekreatifan gw dalam menulis blog semakin menurun dari bulan ke bulan. Dulu awal tahun masih rajin banget..skrg nulis sebulan sekali aja udah Alhamdulillah banget. Wew.. Cita2 jadi penulis kok begini yah. Hehehehe.

Btw, besok adalah hari terakhir kita semua menjalani tahun 2009. Well, 2009 didnt treated me really nice... except for the love life (thank God)..and the rest of my life seems so unorganized. I feel like wasting a LOT of quality times with beloved peoples in my life. Instead of using it wisely, i almost spent my times so useless. Damn, i gotta have a better-organized life next year! We all should! Amen to that!
Oh yeah, i dont like resolution. I dont need it. Seriously. Bagi gw ga ngaruh. Hehehehehe. Just go with the flow, but really sure where to go and what to get. Jangan lupa berusaha dan bismillah! :) :)

Eh pada kemana aja taun baruan? Gw sendiri memilih untuk melewatkan malam taun baru bersama pacar di bandung. Curiga ga bisa kemana2 sih. Pasti macetnya naujubilaminjalik. Lagian gw kesana bukan buat jalan2. I just want to have a quality time with him. Misses that long talks, stupid little fights, big laughs, and all our jokes. Really miss it! Hiks..

So long friend! See ya on the next year! Mudah2an gw jadi rajin nulis ya. hehehehehehe. Happy New Year 2010 fellas!



please please please no traffic jam like this tomorrow.
(PASTI BESOK MACET BANGET)

My Crossroad


Kalo ada orang bertanya ke gw, "Apa impian lo sebenarnya?". Dijamin gw pasti akan speechless, ga bs jawab dan cengar cengir aja. Seriously, sekarang gw juga bingung dengan apa yg BENAR-BENAR gw inginkan dalam hidup gw. Sometimes i feel lost in my own life, i have no way and track.. When people says, "Go with the flow", i dont want yo go with the flow..i just wanna do whetever i want right now..and sometimes what i wants are so stupid and silly, even for myself.

Mau jadi apa umur 22 hampir 23 tahun kalo begini terus??? Wekk.

Gw ga mau hidup yg biasa2 aja. Gw mau hidup gw penuh hal2 baru setiap hari. Gw benci kemonotonan, karena gw orangnya bosenan. But sometimes i hate meet a new people, then get to know them. Ada saatnya gw suka banget kenalan ama orang baru dan ngorek2 ttg kehidupan mereka..seru rasanya mengetahui kehidupan dan jalan pikiran org lain. Tapi gw lebih sering males dan ga suka kenalan sama org baru, ngobrol basa-basi ama mereka, atau apalah. Ntah kenapa gw benci dengan kondisi kayak gitu..
Tapi kondisi dan keadaan mengharuskan gw terus berinteraksi dengan orang2, apapun yg terjadi. Ya iyalah, kalo kagak..mau jadi apaan gw????

Nah itu pertanyaannya, mau jadi apa saya???
I'm 22, almost 23 years old. I wanna have an adventurous life. Bukannya pengalaman hidup gw sedikit. Tapi gw udah banyak ngerasain pahitnya kehidupan lebih banyak dibanding dengan org2 seumuran gw yg gw tahu. Gw ga mau ngerasain dan ngejalanin kehidupan gw yg kayak dulu. Pengen membangun kehidupan baru yg penuh petualangan berharga buat masa depan gw.
Keinginan terliar gw, gw ingin jadi ahli kriminolog. Hahahahaha, namanya juga mimpi. Dr jaman SMA gw pengen jd kriminolog. Tapi lagi2 terbentur masalah lingkungan sekitar dan pandangan keluarga.
Dan gw ingin jadi editor buku, karena gw suka dengan kegiatan literatur. Gw ingin belajar banyak ttg dunia literatur. Atau lebih ekstrim lagi, gw ingin jadi penulis. Yap, PENULIS. Gw suka nulis. Lebih suka nulis drpd ngobrol dengan org yg ga terlalu deket ama gw.

Gmn ya kalo gw jadi penulis? Keluarga gw sih mendukung. Pacar juga mendukung. Temen2 gw juga sering nyuruh gw nulis dan lanjutin my-stupid-pending-novel. Wewww.. beban banget kalo inget novel gw yg kagak kelar2. Gw rasa ga bakal nerusin tu buku, bakal gw tulis yg baru lagi. Ughh.. itulah gw, kayak bangke emang..suka berubah2 pikiran. Yang pasti gw ga mau end up menjadi ibu rumah tangga doang, pengennya ibu rumah tangga aktif. Hahahahahaha, dont mind lah guys. Lagi random aja gw akhir2 ini. Banyak pikiran.

Hmm.. See you on the next post ya. :)